Pantai Queen Artha, Pantai Yang (Mungkin) Indah di Teluk Lampung

Diposting pada
Pantai Queen Artha Lampung
Pantai Queen Arhta. Gbr oleh : SaranWisata

Mengulas sedikit cerita saat mudik Lebaran lalu. Kali ini SaranWisata ingin bercerita tentang pengalaman berwisata di pantai Queen Artha, sebuah pantai yang berlokasi di teluk Lampung.

Bermula ketika H+3 lebaran, kami bermaksud pergi berekreasi ke pantai sekedar untuk berkumpul-kumpul bersama para anggota keluarga. Tujuan pertama kami adalah Pantai Mutun. Pantai Mutun adalah salah satu pantai yang cukup terkenal di Lampung, pantai yang beberapa tahun belakangan cukup dipromosikan dan pernah diekspos di media televisi nasional. SaranWisata sendiri pernah ke pantai ini beberapa tahun lalu, dan kami akui pantai ini cukup menawan dan mempunyai fasilitas yang cukup lengkap.

Singkat cerita, seperti halnya dengan lokasi wisata di daerah lain saat musim liburan tiba. Akses menuju pantai Mutun Lampung pun mengalami kepadatan yang cukup menyiksa perjalanan. Dan ketika hari beranjak sore, namun kami belum juga tiba di pantai tujuan akhirnya kami memutuskan untuk merubah tujuan. Kami merubah tujuan dari pantai Mutun menjadi pantai mana saja yang berlokasi terdekat, sehingga kami tak perlu bermacet-macet ria lebih lama.

Setelah melewatai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing, kami melihat papan petunjuk berisi tulisan Pantai Queen Artha. Akhirnya, kami memutuskan untuk berekreasi di Pantai Queen Artha ini. Kami pun masuk dan membayar biaya masuk untuk satu mobil sebesar Rp 50.000,-. Setibanya di area lokasi, kami mendapati area pantai sangat ramai, khas suasana musim liburan di tempat wisata.

Fasilitas Pantai Queen Artha Lampung

Pengalaman yang menurut kami minus adalah ketika kami akan sholat dan mencari mushola di lokasi pantai. Yang kami dapati adalah sebuah mushola kecil di mana terdapat sebuah makam di tengah-tengah tempat sholatnya, sehingga menyisakan sangat sedikit tempat untuk sholat. Selain itu, mushola justru ramai oleh orang-orang yang bukan sedang sholat. Mushola ini malah ramai oleh orang-orang yang (mungkin) sedang berziarah, dan berdo’a di depan makam. Bagi kami (dan pengunjung pantai lainnya), ini cukup mengganggu karena tempat berziarah tidak dipisahkan dari tempat sholat sehingga pengunjung yang akan sholat mengalami kesulitan. Kami pun akhirnya memutuskan untuk sholat di luar area pantai setelahnya.

BACA JUGA :   10 Tempat Wisata Romantis Untuk Berbulan Madu di Indonesia

Baca juga : Gagahnya Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas

Sedikit Kurang Menyenangkan

Selain fasilitas ibadah tadi, ternyata ada sedikit rasa kurang nyaman yang kami rasakan ketika beberapa di antar kami berenang di laut pantai Queen Artha. Di sini dasar lautnya tak sepenuhnya pasir, sebagian besar malah berlumpur serta sebagian lain dengan dasar batu karang yang cukup tajam.

Sisi Menarik Pantai Queen Artha

Barangkali, pantai Queen Artha ini tak cocok untuk berenang. Sekedar melihat-lihat pemandangan teluk Lampung atau gathering bersama rekan kerja atau keluarga, nampaknya adalah kegiatan terbaik yang bisa dilakukan di pantai ini.

Kegiatan lainnya yang mungkin bisa cukup menyenangkan adalah menyeberang ke pulau tangkil dengan menyewa perahu yang ada di sekitar Pantai.

SaranWisata ke Pantai Queen Artha

SaranWisata tidak bermaksud memberitakan buruk tentang suatu spot wisata, kami hanya melakukan review berdasarkan pengalaman kami berada di suatu tempat wisata. Adapun informasi mengenai pantai Queen Artha Lampung ini adalah sesuai dengan keadaaan saat SaranWisata berkunjung.

Semoga ulasan / review tempat wisata yang kami sajikan dapat menjadi bahan referensi anda yang ingin mengunjungi tempat wisata yang belum dikunjungi. Atau dapat menjadi bahan bagi penyedia / pengelola tempat wisata untuk meningkatkan pelayanannya.

Salam

-SaranWisata-

Gambar Gravatar
Redaksi saranwisata, menyajikan data tempat wisata populer di Indonesia. Jadikan kami referensi untuk liburan kamu !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *