Hukuman Terhadap Terpidana Mati Bali Nine Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Bali

Hubungan bilateral antara Indonesia dengan Australia belakangan sedikit terganggu akibat rencana eksekusi hukuman mati terpidana Bali Nine.  Namun, hal ini tak berpengaruh besar terhadap sektor pariwisata Tanah Air khususnya Bali.

Wisatawan Australia ke Bali

“Pariwisata adalah basis budaya karena yang terjadi adalah sosial dan culture. Bagi pariwisata, travel warning seperti hadirnya hukuman mati yang terjadi, tidak ada pengaruhnya sama sekali,” jelas Menteri Pariwisata, Arief Yahya di Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, warga Australia memiliki second country, yakni Bali. Bahkan banyak warganya yang bekerja di Indonesia.

“Warga Australia selalu nyaman di Indonesia, sama seperti kedua anak saya yang sekolah di Australia. Mereka dibuat nyaman dan aman,” bebernya lagi.

Terkait hubungan Indonesia dengan Australia yang sedang memanas, Arief menegaskan Indonesia tak perlu khawatir dengan hal tersebut.  Reaksi sebuah negara saat ada warga negaranya terancam hukuman di luar negeri adalah normal, namun proses eksekusi hukuman adalah hak Indonesia sebagai sebuah negara yang berdaulat.

“Begini saja, saya ambil contoh. Orangtuanya sedang ribut, tetapi anak-anaknya masih main kelereng. Ini kan sama saja seperti Indonesia dan Australia. Negara adalah orangtua, sedangkan anak-anak adalah pariwisata atau turisnya,” tutupnya dengan senyuman.

sumber: okezone.com

Post Author: Redaksi

Redaksi saranwisata, menyajikan data tempat wisata populer di Indonesia. Jadikan kami referensi untuk liburan kamu !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *